Belajar bukan karena disuruh,
tapi karena penasaran.
focusing on minimalist aesthetics and high-level functionality. Sisanya tentang gimana proses itu dijalani.
Saya rizky dian permana, berasal dari Sumatra Utara, tepatnya daerah Medan, Helvetia Tengah. Coding dimulai sebagai hobi, dan sampai sekarang masih diperlakukan seperti itu, playground, bukan pekerjaan.
Bikin dulu, sempurnakan nanti
Ide random lebih sering jadi project nyata kalau langsung dikerjakan, bukan direncanakan sampai sempurna.
Baca punya orang lain
Sebagian besar logika yang dipahami sekarang datang dari bongkar source code project open-source.
Kegabutan adalah bahan bakar
Nggak semua project punya tujuan besar. Sebagian cuma lahir dari rasa penasaran, kalau begini bisa nggak ya.
Nggak ada proses formal, biasanya dimulai dari ide kecil, langsung dicoba di kode, baru dirapikan belakangan kalau ternyata worth dilanjutkan.
Ngoprek API & backend
Bot WhatsApp & Telegram
Gaming
Dengerin Hindia & the1975
Eksperimen UI random
Baca source code orang
Awalnya berkenalan dengan dunia kode lewat bot WhatsApp. Dari sini mulai belajar cara kerja command, plugin, API, dan logika sederhana.
Mulai berani nyoba bot Telegram dan struktur project yang lebih rapi. Belajar konsep modular, environment variable, dan cara deploy project ke server.
Dari bot WhatsApp, rasa penasaran berkembang ke website dan web app. Sekarang lebih sering mencoba membangun project, mengeksplorasi UI, backend, dan berbagai ide random yang muncul tiba-tiba.